Kuburan Ini Bukan Tempat Bertanya: Menghapus Ghuluw, Menghidupkan Tauhid
Kuburan sering dianggap sebagai tempat peristirahatan terakhir dari hidup yang panjang. Padahal alam kubur adalah alam penantian menuju akhirat. Bahkan kuburan yang berusia ribuan tahun masih ada sampai sekarang dan kiamat belum juga terjadi. Mereka yang kuburannya masih ada sejak ribuan tahun itu sama-sama menunggu di alam barzakh untuk dibangkitkan. Sayangnya, masyarakat Islam modern masa kini masih bersikap ghuluw terhadap kuburan-kuburan yang dianggap keramat atau wali yang bisa dimintai pertolongan terhadap masalah ghaib. Ghuluw secara bahasa berarti melewati batas, melampaui sesuatu dari ukuran yang semestinya. Secara istilah dalam syari’at, ghuluw adalah sikap berlebih-lebihan dalam mengagungkan seseorang atau sesuatu hingga melebihi batas yang ditetapkan Allah dan Rasul-Nya. Dalil larangan ghuluw: "Jauhilah oleh kalian sikap ghuluw dalam agama. Sesungguhnya binasanya orang-orang sebelum kalian adalah karena ghuluw dalam agama." (HR. Ahmad dan An-Nasa’i, sanad ...